Rabu, 10 Februari 2010

Persiapan InstalasiSiapkan CD Instalasi Slackware 12.0 (CD1 & CD2), jika anda belum memilikinya silahkan download di http://www.slackware.com/getslack/. Download ISO file Slackware dan Burn ke CD.Masukkan CD1 Slackware 12.0 ke CD-ROM, hidupkan PC/Server, jangan lupa untuk setting Bios 1st boot ke CD-ROM (Menjalankan bios pada saat komputer di hidupkan biasanya harus menekan tombol F2 atau DEL di keyboard silahkan lihat manual PC/Server anda).Gambar 001: Contoh tampilan bios untuk setting boot ke CD-ROM, 1st Boot (paling atas) ada CD-ROM. Tampilan Bios tidak selalu sama, tergantung tipe dan jenis komputer.Setelah anda mengatur settingan Boot pada bios, start komputer dan boot ke CD-ROM, tunggu sampai muncul prompt SlackwareTekan Enter untuk melanjutkan, atau anda dapat memilih kernel yang diinginkan (disarankan hanya untuk user advance).Memilih tipe keyboard secara default adalah US keyboard (map = 1), umumnya keyboard di Indonesia menggunakan US map, jadi anda dapat memasukkan nilai '1' (angka satu) dan tekan EnterSekarang anda login dengan user: root kemudian tekan enter. User root adalah akses tertinggi di Linux (layaknya Administrator jika anda biasa menggunakan Windows)Partisi HarddiskSecara umum partisi Linux Slackware dibagi 21. Untuk Linux SWAP2. Untuk Linux System DataSelanjutnya anda akan membuat partisi harddisk (HDD) dengan menggunakan perintah : cfdisk [device_location]Contoh (tipe HDD IDE master) : cfdisk /dev/hdaContoh (tipe HDD IDE slave) : cfdisk /dev/hdbContoh (tipe HDD SATA master) : cfdisk /dev/sdaContoh (tipe HDD SATA slave) : cfdisk /dev/sdbSelanjutnya perhatikan besar HDD (dibagian kanan dalam satuan MB) pastikan apakah sudah benar sesuai. Jika tidak coba jalankan lagi fdisk dengan mengubah [device_location] HDD anda.Jika sudah sesuai, pilih menu New (gunakan tombol Panah Kiri-Kanan untuk memilih menu) kita akan membuat partisi untuk Linux SWAP.Pilih PrimaryMasukkan Nilai 512MB kemudian EnterPililh Menu Type. Pastikkan yang di pilih adalah Partisi 512MB (509.97) atau yang paling atas (sda1/hda1).Masukkan nilai 82 (linux swap) dan tekan enter.Selanjutnya partisi sisa HDD (Free Space, lakukan seperti langkah 6,7,8 tapi nilainya bukan 512MB lagi, biarkan nilai seluruh HDD jika anda tidak ingin membuat partisi lagi) dan pilih menu Write.Ketik 'YES' untuk memproses partisi atau 'NO' untuk membatalkan, setelah itu pilih menu QUIT.Memulai Instalasi Slackware 12.0Jalankan 'setup' untuk memulai Instalasi Linux SlackwarePilih menu ADDSWAP, untuk mengaktifkan Linux SWAP.Pastikan lokasinya sesuai dengan yang di partisi (/dev/sda1)Instalasi akan meminta pengecekkan 'BAD BLOCK' jika anda menginginkannya Pilih 'Yes' atau 'No' jika tidak menginginkannyaPilih partisi untuk menginstal Sistem Linux (/dev/sda2)Format partisi dan pilih Filesystem EXT3Pilih SOURCE MEDIA Install from Slackware CD or DVDPilih autoPilih paket Linux, yang di tampilkan adalah pilihan default (disarankan default select by Slackware), kemudian pilih OKPilih full, untuk mempermudah instalasi (jangan lupa CD2 harus disiapkan)Tunggu sampai instalasi selesai. Konfigurasi InstlasiSkip Making aUSB boot stickModem Configuration, pilih no modem jika tidak memiliki modem, atau pilih sesuai dengan PORT modem (COM1, atau COM2)Install LILO, disarankan untuk pilih 'simple' untuk proses otomatis.LILO Frame Buffer disarankan untuk memilih standarOptional Tambahan LILO umumnya dibiarkan kosong dan tekan ENTER.LILO Destination, pilih MBR.Mouse Configuration, sesuai dengan tipe mouse anda (PS/2 atau USB).GPM Configuration, pilih YES. Konfigurasi Awal NetworkInstalasi Linux akan meminta anda melakukan konfigurasi network seperti setting IP address, Gateway dan Nameserver (DNS). Hal ini juga dapat dilakukan sesudah selesai intalasi (lihat slackware book 5.3.3) jika anda tidak ingin mengkonfigurasi sekarang. Pilih 'Yes' jika ingin mengkonfigurasi.Masukkan hostname (Misalkan Tarsius001) Masukkan domain name (Misalkan optosoft.net) Pilih Static IP Masukkan IP Address Server 192.168.2.250 Masukkan Netmask 255.255.255.0 Masukkan Gateway Internet (Misalkan 192.168.2.1) Setting Name Server (lihat Slackware Book 5.3.4) pilih 'Yes' Masukkan primary name server (DNS) (misalkan 192.168.2.1 atau DNS ISP) Periksa kembali kemudian Pilih Accept atau Edit jika ingin menggantik konfigurasi Konfigurasi Start Up ServicesAnda dapat memilih services yang akan dijalankan otomatis saat Slackware di jalankan. Anda dapat melakukannnya sesudah instalasi selesai, kecuali untuk dua services berikut harus langsung dijalankan yaitu: rc.sshd (required) rc.syslog (required) Konfigurasi LanjutanConsole Font Configuratation: Pilih 'No' Hardware Clock set to UTC: Pilih 'NO' Hardware clock is set to localtime Timezone Configuration: Pilih sesuai Wilayah Indonesia (Misalkan: Asia/Jakarta; Asia/Makassar; Asia/Jayapura) Set PasswordAnda akan diminta untuk memasukkan password root, pilih 'Yes' kemudian masukkan password anda. Password akan menjadi akses untuk masuk ke sistem Linux sebagai 'root'Setup CompleteKeluarkan CD Installation kemudian Tekan Ctrl - Alt - Del atau reboot ServerAnda dapat mengedit waktu timeout LILO (lihat slackware_book.html#BOOTING-LILO)Login sebagai 'root'# pico /etc/lilo.confEdit bagian timeout = 1200Jika 1200 = 120sec = 2mnt, jadi jika ingin timeout 2 detik ganti nilai 1200 menjadi 20. Contoh dibawah timeout = 100 = 10secSetelah itu tekan Ctrl + X, pilih 'Y' untuk menyimpan kemudian ketik# liloJANGAN LUPA untuk merestart server.# restart
Read more »
Read more »
Read more »

Langkah-langkah menginstall linux SuSE 10 untuk server

Langkah awal menginstall:
Pastikan komputer dapat booting dgn baik dan tidak ada masalah saat POST.
CD SuSE Linux sudah ada di Disc Drive
Pada boot sequence Disc Drive berada pada posisi paling atas, agar sistem lebih dulu mengakses Disc Drive.

Setelah menu installasi muncul ganti option installasi dgn menekan F3 lalu pilih text mode

Lanjutkan dengan Installation
Setelah loading selesai, terdapat pilihan bahasa (language). Untuk defaultnya pilih English (US). Lanjutkan dengan menekan tombol Next (alt+N)

Pada bagian ini adalah optional. Anda bsa melakukan pengecekan Disc . Jika Disc yg digunakan ternyata tidak bagus, sebaiknya diganti dengan yang baru.
Pada bagian lisensi lanjutkan dengan memilih “Yes, I Agree to the License Agreement”

Untuk installastion mode pilih New Installation, dilanjutkan dengan Clock & Time Zone sesuaikan dengan keadaan.

Setelah itu dilanjutkan dengan memilih desktop environment. Di tutorial ini, membahas installasi SuSE linux untuk server, maka pilihannya adalah Other lalu Text Mode.

Jika sampai bagian ini masih berjalan dengan normal, maka akan masuk pada bagian Installation Settings. Ini menjadi bagian sangat penting, karena pengaturan partisi diatur pada bagian ini. Jika hardisk yang digunakan masih kosong maka biarkan YaST mengaturnya. Jika terdapat dua sistem operasi maka diharuskan untuk mengatur ulang bagian ini.

Seperti biasa, linux membutuhkan 2 partisi, yaitu swap dan native. Khusus untuk swap, kapasitasnya adalah 2 kali jumlah ram yang digunakan oleh komputer. Misalkan ram yang digunakan adalah 128 maka kapasitas swapnya adalah 256.

Jika partisi sudah ditentukan. Maka selanjutnya adalah installasi. Pilih Install untuk melanjutkan installasi.

Setelah proses penyalinan packet selesai, sistem akan melakukan restart kemudian booting melalui hardisk. Selanjutnya masuk ke bagian akhir dari installasi.

Masukkan hostname dan domain , kemudian hilangkan centang “Change hostname via DHCP”

Masukkan password untuk system administrator (root), untuk membuat password yg bagus disarankan menggunakan minimal 3 karakter huruf besar/kecil, 3 karakter simbol, dan 3 digit angka.

Bagian ini adalah optional, konfigurasi firewall, network interface sampai ISDN adapter bisa dilakukan disini.

Bagian ini juga optional, pada bagian ini cukup pilih No, skip this test.

Tentukan dimana tempat user dikelolah, disini bisa ditentukan apakah linux akan memilih tempat user terpusat bisa memilih option lain. Untuk bagian ini pilih Local.

Bagian ini optional, jika server ingin memiliki satu user lebih dapat dibuat disini.

Merupakan penjelasan apa saja fitur-fitur terbaru dari linux ini.

Bagian ini menampilkan hardware-hardware pendukung sistem.

Dilanjutkan dengan Finish, sistem sudah bisa digunakan.
Read more »

GATHOTKACA

Gathotkaca utawa Gathutkaca iku sawijining paraga wayang Mahabharata. Dhèwèké putrané Wrekodara.

Gathotkaca


Gathotkaca.

Jeneng miturut basa

Basa Sangaskreta






Gathotkaca


Jeneng miturut aksara

Dewanagari






घटोत्कच


aksara Bali



















aksara Jawa






Bab lan Paragraf

[delikna]

Lair

Gathotkaca kang kondhang kanthi sesebutan "Satriya Pringgodani" lan "Alap-alap Pringgodani" kuwi, nalika isih jabang bayi jenengé Tetuka utawa Tutuka. Gathotkaca kuwi putrané Raden Werkudara (satriya Panenggak Pandhawa) patutan klawan Dèwi Arimbi, putrané Prabu Tremboko, ratu buta ing negara Pringgodani. Sekawit Arimbi iku uga wujudé buta wadon (raseksi), nanging bareng didandani déning Dèwi Kunthi terus malih dadi kenya sing sulistya. Mula Werkudara iya Brataséna uga banjur gelem ngepèk bojo Arimbi.

Bareng wis suwé anggoné jejodhoan, Arimbi banjur nggarbini lan sabanjuré mbabar putra kakung wujud bayi manungsa setengah buta. Déning ingkang éyang, Abiyasa, jabang bayi Tetuka banjur diparingi "topeng" aran topeng waja kang mapan ana sajroné kulit sajabaning daging. Kanthi topeng waja iku, Gathotkaca malih dadi satriya kang bagus citrané. Nuli déning ramané, Brataséna, jabang Tetuka banjur kaparingan kekasih Raden Gathotkaca, kersané Raden Werkudara kinarya pepenget duk nalika tandhing pupuh klawan Prabu Arimba (kangmasé Dèwi Arimbi) kang kekaroné padha ngetog kekuwatan lan kadigdayan.

Tembung gathotkaca tegesé kumpuling kasantosan. Nalika lairé, nganti umur nembelas dina puseré jabang Tetuka ora bisa ditugel nganggo lelandhep wujud apa waé. Naning wusanané puser mau bisa pugut (tugel) srana wrangkané Senjata Kuntha Wijayadanu (Kunta Druwasa) duwèké Raden Suryatmaja iya Adipati Karna nalika isih enom. Lan kaélokané, wrangka Senjata kuntha mau manjing ing puseré Gathotkaca, satemah muwuhi kasantosané Gathotkaca, Senadyan mengkono, bab iku uga dadi pengapesané Gathotkaca. Mula samangsa perang ngadhepi manungsa kang darbé Senjata Kuntha Wijayadanu, Gathotkaca kudu ngati-ati. Sebab yèn nganti senjata Kunta dilepasaké, Gathotkaca mesthi mati. Nuhoni unen-unen "Pusaka manjing Wrangka".

Lairé Gathotkaca ngepasi karo dumadiné ontran-ontran ing kayangan Jonggringsaloka.Para déwa padha kocar-kacir amarga diamuk déning Prabu Kala Pracona, ratu buta ing negara Ngembatputihan kang arep njaluk bojo widodari. Nanging panjaluk sing ora samesthiné iku diduwa (ditolak) déning para Déwa saéngga ndadèaké peperangan. Para déwa padha keplayu banjur golèk "pintasrayan" menyang negara Ngamarta (Amarta). Tekan negara Ngamarta bayi Gathotkaca ( Jabang Tetuka) kang lagi umur nembelas dina iku banjur diampil Bathara Narada, digawa menyang kahyangan, didadèkaké jagoné para déwa, dimungsuhaké Prabu Kala Pracona lan Patihé Apraceka Ditya Kala Sekiputantra sawadyabalané. Sadurungé diajokaké ana paprangan bocah sing lagi lair iki banjur dijedhi (dijenang) ana ing Kawah Candradimuka lan para déwa didhawuhi déning Bathara Guru (tetungguling para déwa) supaya nlorongaké gegaman kahyangan kang mawa pamor. Wasana bareng jabang Tetuka metu sak sajroné kawah Candradimuka wus ora wujud bayi maneh, nanging wujud jejaka tumaruna, wus ngagem busana kasatriyan. Ya iki sebabé Gathotkaca banjur sinebut :satriya babaran kahyangan" Déning Bathara Guru, Gathotkaca banjur pinaringan pusaka kanggo sipat kandel anggoné ngadhepi mungsuh yakuwi kotang antrakesuma, caping basunanda, lan tlumpah padhakacerma.

Nalika maju ana paprangan, tandangé Gathotkaca cukat trengginas, wusana Prabu Kala Pracona sawadyabalané padha mati kabèh. Sasirnané Prabu Kala Pracona, Gathotkaca banjur dijumenengaké nata ana ing kahyangan Tinjomaya saumuré jagung kanthi jejuluk Prabu Guruputra.

Ing Perang Baratayuda Gathotkaca gugur merga kena panah Kuntha Wijayadanu kagungané Adipati Karna. Panah kang dilepasaké kuwi jan-jané ora tekan merga Gathotkaca aburé wis ana sadhuwuré méga sam pitu, ning banjur dicandhak lan disurung déning yitmané Ditya Kala Bendana, bapa-pamané Gathotkaca kang wis tiwas merga ditempiling déning ponakané iku, saéngga Gathotkaca gugur ana madyaning paprangan. Kuwandané Gathotkaca kumléyang saka gegana nibani krètané Adipati Karna nganthi ajur sewalang-walang. Péranganing Baratayuda, Gathotkaca Gugur sumbaga wiratama, karan lakon "Suluhan" amarga dumadiné perang ing wayah bengi.

Dasanama

Dasanamané Gathotkaca iku miturut padhalangan : Kacanegara, Jabang Tetuka, Purubaya,Bimasiwi, Arimbiatmaja, Kancingjaya, Krincingwesi, Guritna, Guruputra, lan Suryanaradha.

Bojo lan Anaké

Gathotkaca banjur dadi raja ing Pringgondani. Garwané raja enom iku ana telu, yakuwi:

  1. Dèwi Sumpani utawa Dèwi Sumpaniwati, peputra Raden Arya Jayasumpena.

  2. Dèwi Pregiwa, putriné Raden Arjuna kang banjur peputra Raden Sasikirana.

  3. Dèwi Suryawati, peputra Raden Suryakaca.

Ing sendratari, Gathotkaca asring katon ing Gathotkaca Gandrung. Tari iki nggambarké nalika Gathotkaca wuyung marang Pregiwa.

Paman lan Aji-Ajiné

Gathotkaca kondhang sektiné. Aji-ajiné:

  • Narantaka = daya khasiyaté yèn ditamakaké gunung bisa jugrug lan segara bisa asat. Jalma manungsa kang ketaman aji Narantaka sanalika bisa ajur-mumur kuwandané tan-kena kinukup.Iya aji Narantaka iku kang kinarya nyirnakaké Raden Dursala kang dadi senapatiné para Kurawa.

  • Aji-aji Esmu Gunting kang daya kasektené yèn matèni mungsuh, Gathotkaca kanthi cara mancat pundhak lan nguntir guluné mungsuh nganti tugel.

  • Kotang utawa Klambi Antrakusuma daya kasektèné: Gathotkaca bisa mabur utawa ngambah gegana kanthi rikat banget (kebat pindha kilat, kesit pindha tathit).Mula Gathotkaca uga banjur kajibah njaga katentraman negara Ngamarta saka dirgantara (yèn jaman saiki Gathotkaca kuwi kadidéné Angkatan Udhara). Iki uga dadi pralambang ing kaprajuritan, amarga sedulur liyané, Antareja lan Antasena kejibahan njaga dharatan lan laut.

  • Aji Brajadenta. Brajadenta asliné pamané dhéwé, nanging banjur manuksma mlebu ing èpèk-èpèké Gathotkaca sing sisih tengen.

  • Aji Brajalamatan. Brajalamatan uga jenengé pamané. Nalika palastra, Brajalamatan manuksma ing tangan kiwa Gathotkaca.

  • Aji Brajamusti. Brajamusti iku uga pamané. Nalika palastra manjing ing tangan tengené.

  • Aji Brajawikalpa. Kaya aji-aji liyané, Brajawikalpa kuwi seka pamané dhéwé kang manjing dadi rajah ing geger.

Para pamané kang dadi aji-ajiné, mauné mbrontak ing Pringgondani nanging bisa ditumpes déning Gathotkaca. Ana salah sijining pamané kang mbela Gathotkaca, yaiku Kalabendana. Nanging Kalabendana iku jujur, lan sawijining dina dipatèni déning Gathotkaca amarga ngomong sanyatané ngenani Abimanyu. Crita iki ana ing lakon Gathotkaca Sraya.

Ing Bharatayudha

Ing Bharatayudha, Gathotkaca bisa matèni Dursala, anaké Dursasana. Raja Pringgondani iki pancen ora bisa dipatèni nganggo gaman, kejaba mung panah Senjata Kunta. Nalika nugel ari-ariné, sarung Senjata Kunta kéri ana ing awaké Gathotkaca, mlebu ing wudel. Gathotkaca mati déning Adipati Karna kang dibiyantu déning Kalabendana. Pamané iki wis janji ora arep munggah swarga tanpa bareng ponakan kang paling disenengi. Crita Gathotkaca Gugur klebu crita sing miris lan kebak adhegan perang kang apik.



Read more »

L'Arc~en~Ciel ラルク アンシエル

L'Arc~en~Ciel ラルク アン シエル (Raruku An Shieru ?) adalah nama grup musik Jepang beraliran J-Rock. Band ini beranggotakan Hyde (vokal), Ken (gitar), Tetsu (bass), dan Yukihiro (drum). Grup musik ini didirikan oleh Tetsu pada Februari 1991. Nama "L'Arc~en~Ciel" berasal dari sebuah kata dalam bahasa Perancis yang secara harfiah berarti "lengkungan di langit" atau "pelangi", nama ini diambil dari judul sebuah film Perancis yang pernah ditonton oleh Tetsu.

Di Jepang saja, band ini telah menjual lebih dari 25 juta kopi album dan single.

Mantan personel yang sempat memperkuat band ini:

  • Sakura (drum) (1992-1997) digantikan oleh Yukihiro karena memakai narkoba dan masuk penjara.
  • Hiro (gitar) (1991-1992)
  • Pero (drum) (1991-1992)

Daftar isi:
1. Awal terbentuk
2. Pengunduran diri Hiro & masuknya Ken
3. Masuknya Sakura
4. Album perdana
5. Memasuki label musik besar
6. Heavenly
7. True
8. Keluarnya Sakura
9. Masuknya Yukihiro
10. Kelahiran kembali
11. Brilliant Year
12. Real
13. Solo karir masing-masing personel
14. Kembalinya L'Arc~en~Ciel & debut konser di AS
15. Diskografi

L'Arc en Ciel
Berkas:Laruku.jpg
Asal Osaka, Jepang
Tahun aktif 1991 - sekarang
Aliran Pop Musik, Alternative rock, Hard Rock, Progressive Rock
Label Ki-Oon (Jepang), Sony, Tofu, Danger Crue
Personil Hyde
Tetsu
Ken
Yukihiro
Mantan personil Sakura
Hiro
Pero
Situs web www.larc-en-ciel.com

1. Awal terbentuk

Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem’s Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).

Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).

Nama L’Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L’Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.

Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.

2. Pengunduran diri Hiro & masuknya Ken

Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.

Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.

Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk “Gimmick”. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktivitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.

3. Masuknya Sakura

Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.

Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.

4. Album perdana

Pada tanggal 10 April 1993, album pertama mereka sebagai band indies, yang bertajuk DUNE dirilis dan meraih kesuksesan. Album tersebut berhasil meraih posisi puncak di Oricon Indies Chart (Tangga Lagu Terpopuler di Jepang) pada bulan Mei, dan hanya dalam tempo 3 bulan berhasil terjual sebanyak 20.000 keping CD. Hal tersebut membukakan kesempatan bagi mereka untuk tampil di dalam konser band-band indies “Karei naru masho” yang diadakan di Shibuya Kokaido, yang ketika itu disaksikan oleh sekitar 2000 penonton. Maka popularitas L’Arc~en~Ciel mulai berkembang tidak hanya di Osaka, namun sudah mulai merambah ke Tokyo. Dan pada bulan September 1993 mereka pindah ke Tokyo untuk meningkatkan karier mereka (meskipun Hyde tidak terlalu menyukai gagasan pindah ke Ibukota Jepang tersebut).

5. Memasuki label musik besar

Video single mereka Nemuri Ni Yosete dirilis pada tanggal 1 Juli 1994, menyusul dua minggu kemudian, yakni pada tanggal 14 Juli 1994 album kedua mereka TIERRA yang merupakan album pertama mereka yang berlabel major. Sekaligus juga menjadi hari pertama tur Sense of Time. Pada tanggal 9 September di tahun yang sama, mereka melawat ke Maroko dalam rangka pembuatan video Siesta ~film of dream~, yang merupakan kali pertama bagi mereka bekerja di luar Jepang, tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi mereka. Film tersebut dirilis pada akhir tahun tersebut.

Pada tanggal 21 Oktober 1994, single pertama mereka dengan Sony dirilis, dengan judul Blurry Eyes. Lagu ini dijadikan lagu tema untuk salah satu produksi serial animasi Jepang yang berjudul D.N.A^2. Kemudian pada tanggal 1 Desember di tahun tersebut Fans Klub Resmi L’Arc~en~Ciel, “CIEL” didirikan. Lalu pada awal tahun 1995, mereka mengadakan tur khusus bagi para anggota fans klub yang diberi judul Ciel/winter ‘95.

Tanggal 21 Mei 1995 merupakan tanggal di mana single video berjudul and She Said dirilis dan merupakan hari pertama dari rangkaian tur di 19 kota di Jepang yang bertajuk In Club ‘95. Dan pada 6 Juli, single kedua mereka yang berjudul Vivid Colors dirilis. Lagu tersebut menjadi lagu ending Guru Guru 99, dan side B dari lagu tersebut, Brilliant Years dijadikan lagu ending untuk acara “Shin dora” di Nippon-TV (NTV).

6. Heavenly

Album ketiga mereka, HEAVENLY dirilis pada tanggal 1 September 1995. Pertama kalinya album mereka masuk ke Oricon Chart (major label band) langsung di posisi ketiga. Dalam album ini sepertinya terjadi perubahan warna musik mereka dibandingkan dengan dua album sebelumnya (bisa dikatakan bahwa musikalitas mereka menjadi semakin matang). Seperti yang diungkapkan Tetsu bahwa mereka mencoba sesuatu yang berbeda dan baru dalam musik mereka.

Tur Heavenly ‘95 dimulai pada tanggal 9 September 1995, tiket untuk pertunjukkan mereka habis (full house) dalam 9 hari sejak peredarannya, bahkan pada hari terakhir tur tersebut tiket terjual habis hanya dalam tempo 28 menit saja! Pada tanggal 22 di bulan yang sama merupakan penampilan perdana mereka di Music Station, sebuah acara pertunjukkan musik nomor wahid di Jepang. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 1995 single ketiga berjudul Natsu no Yuutsu dirilis. Lagu tersebut digunakan sebagai tema ending untuk acara Televisi-TBS bernama “M-Navi”.

Tanggal 27 Desember mereka mengadakan konser di Nippon Budokan, merupakan tempat yang diidam-idamkan para musisi Jepang untuk dapat tampil di sana.

Di awal tahun 1996 video live pertama L’Arc~en~Ciel, Heavenly ~films~ dirilis bersama 2 buah album foto, yakni “Heavenly X’mas” dan “Heavenly ~films~”. Pada bulan April mereka memulai tur Kiss Me Deadly ‘96. Pada saat itu fans dari kalangan cowok semakin bertambah, yang mana pada mulanya mereka lebih banyak disukai oleh para cewek. Hal tersebut tentu saja semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka.

7. True

Single keempat mereka Kaze ni Kienaide (c/w I’m So Happy) yang dirilis pada tanggal 8 Juli 1996 berhasil menempati posisi keempat pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Pada akhir bulan yang sama tur musim panas Big City Nights Round Around ‘96 dimulai, diadakan di tiga kota besar di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo.

September tanggal 20, mereka meluncurkan sebuah buku dokumentasi Artist Fact “IS” yang berisikan informasi dan fakta seputar L’Arc~en~Ciel yang disajikan secara lengkap.

Pada bulan Oktober, single kelima mereka Flower (c/w Sayonara) dirilis dan langsung mengisi posisi kelima pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Disusul kemudian dengan single keenam mereka Lies and Truth (c/w Sai wa Nagerareta) yang langsung menempati posisi keenam di minggu pertamanya di Oricon Chart.

Tanggal 12 Desember, album keempat mereka TRUE dirilis. Merupakan album tersukses mereka selama lima tahun terakhir karier mereka, sebab pada minggu pertamanya album tersebut berhasil meraih posisi runner-up di Oricon Chart, dan pada minggu keenamnya berhasil menduduki posisi jawara. Album ini bertahan selama 9 minggu dalam daftar 10 besar di Oricon Chart. Tanggal 23 mereka memulai tur mereka yang bertajuk Carnival of True menggelar 10 konser di berbagai penjuru Jepang, diawali di Osaka Jyo Hall.

8. Keluarnya Sakura

Bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier L’Arc~en~Ciel sebagai masa-masa mimpi buruk. Bagaimana tidak, di tengah kegemilangan yang berhasil dicapai oleh mereka, Sakura, dengan terpaksa harus meninggalkan rekan-rekannya di L’Arc~en~Ciel setelah selama kurang lebih lima tahun bersama-sama merintis kesuksesan di pentas musik Jepang khususnya. Ia mesti rela didepak dari posisinya sebagai drummer L’Arc~en~Ciel setelah terkait dengan kasus kepemilikan serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tersebut berimbas pada pembatalan seluruh aktivitas Laruku seperti peluncuran single mereka The Fourth Avenue Cafe dan tur yang telah dijadwalkan. Bahkan semua merchandise mereka ditarik dari pasaran!

Meskipun rekan-rekan Sakura di Laruku tidak menginginkannya pergi, namun atas kehendak perusahaan rekaman dan produser, ia sejak bulan April mundur dari Laruku. “Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L’Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang”, itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.

Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat. Maka sejak insiden tersebut, anggota Laruku tinggal tersisa tiga orang.

9. Masuknya Yukihiro

Setelah kepergian Sakura, Tetsu segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsu tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana pendekatan oleh Tetsu. Menurut kabar yang beredar, Tetsu dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsu meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut. Lantas Tetsu berbicara dengan Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsu untuk proses rekaman Niji.

Akhirnya single ketujuh L’Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L’Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997. Single ini mampu menerobos posisi 3 di Oricon Chart pada minggu pertamanya. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.

Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personil tetap L’Arc~en~Ciel.

10. Kelahiran kembali

L’Arc~en~Ciel muncul kembali secara resmi sejak tanggal 13 Desember 1997 dengan menggelar konser berjudul Reincarnation yang digelar di Tokyo Dome. Pada saat itu Laruku terdiri dari tiga orang personil resmi, yaitu Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan satu personil tambahan (additional player/supported player) di posisi drummer, yakni Yukihiro.

Baru pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L’Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku sejak 4 November 1997. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L’Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukihiro ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L’Arc~en~Ciel dengan style drumnya.

Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.

11. Brilliant Year

"A Piece of Reincarnation, menjadi salah satu bukti kebangkitan kembali L’Arc~en~Ciel di percaturan musik Jepang."

Setelah insiden yang mencoreng wajah L’Arc~en~Ciel pada tahun 1997 dan pergantian personil pada awal 1998 tidak berarti mereka kehilangan penggemarnya, hal itu dibuktikan dengan habisnya 56.000 lembar tiket konser Reincarnation dalam rentang waktu hanya 4 menit! Bahkan menginjak tahun 1998 karier mereka semakin menanjak. Bisa dibilang bahwa tahun 1998 merupakan masa keemasan Laruku, di mana pada tahun tersebut hampir semua single dan album yang mereka rilis berhasil meraih kesuksesan dan berbagai penghargaan. Mereka adalah artis paling sibuk pada saat itu.

Diawali pada akhir bulan Januari dengan meluncurkan single ke delapan mereka berjudul Winter Fall yang menjadi single pertama mereka yang mampu menduduki posisi jawara di Oricon Chart. Pada tanggal 25 Februari 1998 album kelima L’Arc~en~Ciel, HEART diluncurkan, hebatnya album ini selain mampu mencapai posisi puncak Oricon Chart, angka penjualannya pun mencapai 1 juta kopi dalam minggu pertamanya! Tanggal 25 Maret, single ke sembilan Dive to Blue dirilis dan berhasil pula menapaki posisi pertama di Oricon Chart. Selanjutnya pada tanggal 22 April, video A Piece of Reincarnation diluncurkan dan lagi-lagi menjadi nomor satu di Oricon Chart selama dua minggu berturut-turut.

Tanggal 1 Mei 1998, tur Heart ni hi wo tsukero! -Light My Fire- dimulai dan berakhir tanggal 21 November, merupakan tur terpanjang L’Arc~en~Ciel dengan 56 penampilan di 43 kota berbeda di seluruh penjuru Jepang.

Tanggal 8 Juli 1998, mereka mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama yang merilis 3 buah single secara bersamaan sekaligus, yakni Honey, Shinshoku~LoseControl~, dan Kasou. Bahkan ketiganya mampu mencetak angka penjualan sebanyak 1.000.000 kopi dalam waktu singkat. Lebih hebat lagi, pada tanggal 27 Juli, Honey dan Shinshoku~lose control~ secara berurutan menempati posisi satu dan dua di Oricon Chart. Patut diketahui juga bahwa lagu Shinshoku~lose control~ merupakan salah satu original soundtrack untuk film GODZILLA yang terkompilasi dalam album OST. Godzilla khusus untuk Asia saja.

Setelah menyelesaikan tur Light My Fire, Laruku kembali merilis dua buah single, yakni Snow Drop pada tanggal 7 November dan Forbidden Lover tepat seminggu kemudian. Melalui dua single ini, lagi-lagi Laruku mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama di Jepang yang dua singlenya berhasil mencapai posisi pertama dan kedua dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali, karena pada tanggal 26 November, Forbidden Lover berada di puncak dan Snow Drop mengikuti di posisi runner-up . Awal Desember, mereka meluncurkan benda-benda koleksi resmi L’Arc~en~Ciel seri pertama di seluruh Jepang. Kegiatan terakhir L'Arc~en~Ciel di tahun 1998 adalah peluncuran video konser Light My Fire pada tanggal 23 Desember.

12. Real

Tahun 2000 mereka awali dengan merilis double maxi single Neo Universe/finale pada tanggal 19 Januari, disusul kemudian Stay Away. Tanggal 20 Juni, album ECTOMORPHED WORK dirilis. Album tersebut berisikan beberapa lagu L’Arc~en~Ciel sebelumnya yang telah di-remix oleh Yukihiro (sangat menarik!) dan album selanjutnya REAL pada tanggal 20 Agustus 2000.

Tur konser Realive digelar dari bulan Oktober hingga Desember yang terbagi dalam dua sesi, yang pertama Realive Club Circuit 2000 dan yang kedua Realive Dome Tour 2000. Bedanya, pada sesi yang pertama, konser diadakan di tempat-tempat semacam klub yang hanya mampu menampung sedikit audiens dengan panggung yang relatif kecil. Sedangkan pada sesi kedua, layaknya konser-konser L’Arc~en~Ciel terdahulu, dengan penonton yang banyak dan panggung yang besar.

Memasuki tahun 2001, mereka merilis album Clicked Singles Best 13th pada tanggal 14 Maret yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik L’Arc~en~Ciel berdasarkan hasil pemungutan suara (voting) yang dilakukan oleh jutaan fansnya di seluruh penjuru dunia melalui internet, plus satu single baru Anemone. Dan yang terakhir di tahun tersebut adalah peluncuran single mereka Spirit Dreams Inside (c/w Spirit Dreams Inside-another dream-) pada tanggal 9 Mei 2001 yang juga merupakan soundtrack-nya Final Fantasy The Movie (Spirits Within) dan juga termasuk ke dalam album soundtrack FF The Movie.

Setelah itu mereka mulai sibuk dengan proyek solo masing-masing. Kita dapat melihat karakter musik yang berbeda-beda dari masing-masing personil L’Arc~en~Ciel.

13. Solo karir masing-masing personel

Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT.

Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.

Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karir. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel’s tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZON berturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.

Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L’Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.

14. Kembalinya L'Arc~en~Ciel & debut konser di AS

Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.

L'Arc~en~Ciel juga melakukan konser yang diberi nama SMILE Tour pada musim panas di tahun tersebut. Di konser itu juga disertakan sisi lain dari L'Arc~en~Ciel, yaitu P'Unk~en~Ciel. Mereka melakukan change member di lagu Milky Way yang di aransemen ulang menjadi lagu punk. Posisi vokal diambil alih oleh Tetsu, Hyde pada gitar, Ken di drum dan Yukihiro bergeser menjadi bass. Di konser ini juga dibawakan lagu mereka Jiyuu e no Shotai (Invitaion to Freedom) yang menjadi single untuk album baru mereka.

Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000 orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore, Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.

Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk dua pertunjukan utama.

Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus pada kegiatan kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken merilis sebuah single solo, Speed.

Pada tanggal 25 November dan 26th, 2006, L'Arc-en-Ciel menggelar dua konser di Tokyo Dome, untuk merayakan ulang tahun mereka ke 15. Berjudul L'Anniversary. Tiket tersebut terjual hanya dalam kurun waktu 2 menit , mengalahkan rekor penjualan tiket mereka sebelumnya.Sebuah jajak pendapat telah dibuat pada website resmi selama seminggu sebelum konser yang mengizinkan para fans untuk memilih lagu yang mereka ingin dengar di acara itu.Konser tersebut kemudian ditampilkan pada saluran WOWOW pada 23 Desember 2006. Dan juga disiarkan pada 8 Februari 2007 di MTV Korea.

L'Arc-en-Ciel kemudian merekam lagu "Shine" yang akan digunakan sebagai lagu pembuka untuk anime yang akan disiarkan di NHK, Guardian of the Spirit.Mereka Menggelar Mata Heart Ni Hi Wo Tsukero 2007 Tour di Jepang.L'Arc-en-Ciel merilis single Seventh Heaven pada 30 Mei 2007, yang menjadi posisi teratas di Oricon charts.Lagu My Heart draws a Dream, yang digunakan dalam iklan mobil Subaru, dirilis 29 Agustus, 2007, dan lagu tersebut langsung menempati tangga teratas pada Oricon charts.Lagu Daybreak's Bell yang dirilis pada 10 Oktober 2007,digunakan sebagai Soundtrack pembuka untuk anime Mobile Suit Gundam 00.dan kembali menduduki peringkat teratas dalam Oricon Charts.Sejak dari 14 November ke 25 Desember 2007, dirilislah Hurry Xmas, bersamaan dengan dua DVD baru yang keluar pada bulan September dan Desember, yang berjudul 15th L'Anniversary Live and Chronicle 3 respectively.Album terbaru mereka Kiss, dirilis pada 21 November 2007, menduduki tangga lagu pertama di posisi nomor satu di Oricon chart.

L'Arc~en~Ciel mengadakan tur yang bernama "Theater of Kiss Tour".yang diselenggarakan pada 22 Desember 2007 sampai 17 Februari 2008.lagu Drink it Down,digunakan sebagai lagu pembuka versi Jepang untuk game PS3/Xbox 360 Devil May Cry 4.telah dirilis sebagai single pada 2 April 2008, dan menduduki tempat teratas di Oricon weekly charts.

15. Diskografi

15. 1. Album

Album Sampul Judul Track lagu (contoh) Tanggal rilis
1 DUNE [Limited Edition] Shutting from the Sky
Voice
Taste of Love
Ushinawareta Nagame (失われた眺め)
Floods of Tears
10 April 1993
2 Tierra In the Air
All Dead
Blame
Hitomi ni Utsuru Mono (瞳に映るもの)
14 Juli 1994
3 Heavenly Still I'm with You
Vivid Color
C'est la Vie
Blurry Eyes
1 September 1995
4 True Fare Well
Kaze ni Kienaide (風にきえないで )
Flower
I Wish
12 Desember 1996
5 Heart Winter Fall
Shout at the Devil
Milky Way
Anata(あなた)
25 Februari 1998
6 Ark Forbidden Lover
Heaven's Drive
Driver’s High
Shinjitsu to Gensou To (真実と幻想と)
1 Juli 1999
7 Ray Shi no Hai (死の灰)
It's the End
Sell my Soul
L'Heure
1 Juli 1999
8 Real Get out from the Shell
Dive To Blue
Route 666
All Year Around Falling in Love
30 Agustus 2000
9 Smile Ready Steady Go
Lover Boy
Feeling Fine
Hitomi no Jyuunin
31 Maret 2004
10 Awake New World
Jojoushi (叙情詩)
Jiyuu e no Shoutai (自由への招待)
Twinkle Twinkle
Killing Me
22 Juni 2005
11 Kiss Seventh Heaven
Link
My heart draws a dream
Daysbreak Bell
Hurry Xmas
21 November 2007

Read more »

Selasa, 09 Februari 2010

Blogger Custom Domain pakai .Co.Cc cara seting

.co.cc

Tutorial ini akan menjelaskan cara mudah setting Blogger Custom Domain menggunakan domain gratisan .co.cc yang semakin populer saja. Mungkin sudah banyak yang tahu dan lebih tahu (terutama para suhu di sana) - jangan baca ya oom ntar ketawa. Buat yang baru pertama kali tahu .co.cc silahkan daftar dulu, bagi yang sudah punya account langsung saja login. Artikel tutorial singkat ini akan dimulai pada tahap setelah anda login. Siip dah. Saya anggap sudah pada login ya. Lanjuut deh kalo gitu.

Buat mas oom, eko kacrut, adit, kang rohman, mas Jerry, jangan baca ntar ngakak. ..(kabuur).

add new domain

Setelah login dengan sukses, saatnya membuat domain .co.cc baru dengan mengklik menu "Getting A new Domain".

type new domain name

Ketik nama domain sesuai selera dan yang dikehendaki, kalo bisa yang diridhoi semua orang dan berprospek cerah. Klik saja tombol yang gemesin pingin diklik itu (masa' sih..) - Check availability.

oke available..terus ngapain..?

Tuh kan available. Apa? gak available? cari nama yang lain lah. Kalo dah nemu satu (satu dulu ntar bisa nambah..) tinggal lanjutkan dengan mengklik tombol.. (titik titik - isi sendiri).

setup domain

Di sini anda akan diberi waktu 2 hari untuk menyeting domain baru anda. Sebaiknya langsung saja lakukan. Oke, klik Set up. Kemudian tinggalkan sejenak halaman tsb untuk login ke account Blogger.

Blogger dashboard

Nah, di Blogger buat blog baru [Create New Blog] atau kalo sudah punya blog langsung saja menuju ke setting page alias halaman tempat pengaturan menuju ke Settings > Publishing.

Publishing setting

Klik switch to Custom Domain. Lanjuut..

dah punya domain mas..

Berhubung kita bukan mau beli domain tapi mau pakai domain sendiri (meski gratisan), klik Switch to advanced settings.

advanced settings

Di halaman advanced settings masukkan nama domain yang ingin anda pakai. lalu Save Settings. Kemudian mari kita balik lagi ke halaman seting domain .co.cc tadi (Yuuk marii..).

dashboard setting domain .co.cc

Pada halaman domain setting di website .co.cc terdapat tiga pilihan utama seting domain anda. Seting NS, Zone recoreds, atau redirect. Untuk Blogger custom domain kita akan gunakan masukan/setingan di Zone Records. Pada kolom Add a record, kolom Host masukkan www dan secara otomatis akan berubah sendiri. Pada Type pilih CNAME record. Value isikan ghs.google.com oke. Siip.

Biasanya domain baru anda sudah aktif namun tidak akan langsung resolve. Umumnya dibutuhkan waktu beberapa jam atau maksimal 48 jam (waduh lama amit). Gak dink, paling sejam juga dah resolve koq.. Happy Blogging with your new custom domain (mboh opo artine..).

Read more »